HuBUNGI KAMI UNTUK DAPATKAN INFORMASI / PENAWARAN SPESIAL !

Mengonsumsi telur mentah atau setengah matang secara umum di Indonesia sebenarnya menyimpan risiko kesehatan yang tersembunyi.

Apa saja Resikonya ?

Ancaman Lingkungan dari Kandang Terbuka. Faktor utama dari risiko ini bermula di lokasi peternakan. Di Indonesia, mayoritas peternakan ayam petelur masih mengandalkan sistem kandang terbuka (open house). Kandang model ini bersentuhan langsung dengan udara luar. Artinya, lingkungan kandang sangat rentan terhadap paparan debu, perubahan cuaca, serangga, hingga burung liar yang sering kali menjadi pembawa penyakit. Akibat minimnya pembatasan (biosekuriti) pada kandang terbuka, tingkat cemaran bakteri umum di lingkungan peternakan menjadi sangat tinggi. Saat telur diproduksi, cangkangnya yang berpori dengan mudah menyerap kotoran dan bakteri dari lingkungan yang kurang higienis tersebut.

Mewaspadai Bahaya Salmonella. Ancaman yang paling spesifik dan berbahaya pada telur mentah adalah Salmonella enteritidis. Bakteri pembawa penyakit ini sangat mudah berkembang biak di lingkungan kandang yang sanitasinya rendah. Kondisinya menjadi berbahaya karena Salmonella tidak hanya menempel pada kotoran di luar cangkang. Tetapi juga ada didalam telur. Mengonsumsi telur ber-Salmonella dalam keadaan mentah dapat memicu keracunan makanan yang serius, hingga muncul penyakit demam tifoid (tipes).

Solusi dari E99Xpress. Peternakan system Closed House. Pada system ini, suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara diatur secara otomatis dengan mesin sehingga ayam bebas dari stres dan risiko penularan penyakit dari luar sangat minim. Selain itu, biosecurity juga diterapkan dengan ketat. Proses koleksi telurnya juga dijaga. Telur-telur yang dihasilkan harus melewati proses sanitasi menggunakan teknologi desinfeksi sinar Ultraviolet (UV). Sinar UV berfungsi sebagai tameng pamungkas untuk membunuh bakteri berbahaya, termasuk Salmonella sp, yang mungkin menempel pada permukaan cangkang. Metode ini sangat aman karena mensterilkan telur tanpa menggunakan zat kimia.